Peta Gunung Penanggungan dan Cuaca Saat Ini
Profil Gunung Penanggungan 1653 Mdpl
Gunung Penanggungan, yang secara administratif terletak di Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, adalah salah satu gunung paling unik di Nusantara. Puncak Gunung Penanggungan berada di ketinggian 1.653 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Pawitra: Puncak Suci yang Patah
Dalam naskah kuno Tantu Panggelaran, Penanggungan dikenal dengan nama Pawitra. Mitos menyebutkan bahwa gunung ini adalah bagian puncak dari Gunung Mahameru di India yang jatuh tercecer saat dipindahkan ke Pulau Jawa oleh para dewa. Karena kesuciannya, Penanggungan dianggap sebagai gunung suci bagi kerajaan-kerajaan Hindu-Budha di Jawa Timur, mulai dari era Airlangga, Kediri, hingga Majapahit.
Keunikan utama Penanggungan bukan pada ketinggiannya, melainkan kekayaan arkeologinya. Gunung ini adalah sebuah “Museum Sejarah Terbuka”. Di sepanjang lerengnya, ditemukan lebih dari 100 situs purbakala, mulai dari petirtaan (pemandian suci), altar pemujaan, hingga candi-candi yang dibangun mengikuti kontur gunung, seperti Candi Putri, Candi Gentong, dan Candi Jedong.
Karakteristik Jalur Pendakian
Walaupun tidak setinggi gunung-gunung tetangganya seperti Arjuno atau Welirang, Penanggungan tetap menawarkan tantangan fisik yang nyata dengan jalur yang menanjak terjal:
- Jalur Basecamp Tamiajeng (Trawas): Jalur paling populer dan favorit bagi pendaki pemula. Jalurnya relatif pendek namun memiliki kemiringan yang cukup ekstrem dengan didominasi jalanan berbatu. Dari sini, pendaki bisa mencapai puncak dalam waktu 2 hingga 3 jam saja.
- Jalur Jolotundo (Trawas): Ini adalah jalur bagi para pencinta sejarah. Pendakian dimulai dari Petirtaan Jolotundo, sebuah pemandian kuno dengan kualitas air terbaik kedua di dunia setelah air Zam-zam. Melewati jalur ini, pendaki akan menjumpai banyak candi purba yang tersembunyi di balik hutan.
- Jalur Kedungudi: Jalur ini juga menawarkan banyak situs sejarah dan pemandangan yang lebih asri.
Puncak Pawitra dan Samudra Awan
Sesampainya di Puncak Pawitra, pendaki akan disuguhi pemandangan yang spektakuler. Di satu sisi, Anda bisa melihat gagahnya Gunung Arjuno-Welirang, dan di sisi lain, hamparan lampu kota Mojokerto dan Surabaya terlihat berkilau di malam hari. Saat pagi tiba, fenomena “Samudra Awan” seringkali menyelimuti kaki gunung, memberikan sensasi berdiri di atas negeri di awan.
Mendaki Penanggungan adalah perpaduan antara wisata alam, olahraga fisik, dan penelusuran sejarah kejayaan masa lalu Pulau Jawa.gal di setiap posnya.
Data Teknis Gunung
| Ketinggian | 1.653 mdpl |
| Koordinat | 7.615°S 112.62°E |
| Tipe Gunung | kerucut piroklastik |
| Status Vulkanik | Tidak Aktif (Istirahat) |
| Status Pendakian | BUKA |